
What's TFR?
The Fan Research (TFR) adalah proyek riset nonformal yang menyasar budaya penggemar, yaitu cara orang membangun komunitas, identitas, dan makna bersama dari hal yang mereka sukai. Salah satu wujud dari aksi kami adalah Fan/Fandom Survey yang kami lakukan, dengan mahasiswa sebagai target demografinya.
What do we believe?
Kami percaya bahwa budaya pop, budaya internet, dan fandom merupakan bagian penting dari kehidupan mahasiswa masa kini. Namun, narasi kekanak-kanakan atau chronically online sering kali melekat di masyarakat, termasuk di kampus.
The Fan Research (TFR) ingin mendefinisikan ulang hal tersebut, karena kami percaya bahwa fandom juga dapat menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk berekspresi secara akademis dengan keunikan identitas masing-masing.
Manifesto
Kami, The Fan Research, berpegang pada satu prinsip utama.
- Selera adalah ekspresi. Apa yang ditonton, didengar, dan diikuti adalah cara menyatakan diri seseorang. Maka dari itu setiap orang berhak atasnya.
Our Team
The Fan Research dijalankan oleh beberapa orang.
- Punn, selaku founder dan head of research.
- Ceru, selaku illustrator dan creative lead.
- Ramuharu, selaku ethics & compliance lead.
- Yume, selaku field outreach & community lead.
- KiitaLine, selaku field outreach & community co-lead.
Maskot
Farere
(ふぁれれ)
Field Researcher of Tastes.
suka: musik, ketemu orang sefrekuensi
tidak suka: makanan pedas
⋆.˚ favorites! ˚.⋆
objects: clipboards, pencils
anime: yuru camp, bocchi the rock
⋆ illustrated by ceru
Sebagai maskot dari The Fan Research, Farere menjadi simbol keingintahuan dan kerendahan hati kami dalam melihat dinamika budaya modern saat ini.